Wako: Didikan Subuh Berbasis Kepramukaan

PADANG — Banyak manfaat yang bisa dipetik melalui kegiatan Jambore Pramuka Kecamatan Koto Tangah yang digelar di bumi perkemahan Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kota Padang. Alam perkemahan yang asri, masing-masing tenda kemah berciri khas minang, yang diikuti 1350 peserta, dari murid SD dan SMP. Kegiatan mengedepankan kedisplinan seperti tidur, mandi, makan, Sholat berjemaah dan menyelesaikan tugas-tugas yang lainnya dengan tepat waktu.

Hal ini disampaikan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah,SP pada pembukaan Jambore Pramuka Ranting Kecamatan Koto Tangah, Jumat Sore (14/4).

Lebih lanjut dikatakan, manfaat utama berkemah adalah menumbuhkan kemandirian dan keberanian pada diri setiap anggota pramuka. Terutama keberanian untuk sementara berjauhan dengan orang tua, sehingga mental anggota pramuka menjadi kuat untuk menjadi pemimpin atau sekurang-kuranya berani untuk dipimpin secara baik.

Sejalan dengan itu, Walikota Padang H. Mahyeldi spontanitas menanyakan kepada murid-murid SD dan SMP, sebagai peserta Jambore Pramuka, apakah adik-adik siap jadi pemimpin, kata walikota dengan suara lantang, maka dengan serentak mereka menjawab siap. Untuk ikuti proses pendidikan yang diberikan kakak-kakak pembimbing, seperti kegiatan, sholah subuh, dan didikan subuh berjemaah berbasis kepramukaan di alam terbuka bumi perkemahan Sungai Bangek ini.

Selain itu, jaga kekompakan antar sesama, saling tolong menolong, patuhi aturan perkemahan dan raih prestasi pada kegiatan kepramukaan yang dibentangkan kakak-kakak pembina. Sejalan dengan itu lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya membentuk karakter generasi muda dan fokus pendidikan karakter juga menjadi program utama Kementerian Pendidikan Nasional RI. Karakter itu adalah cara berfikir dan prilaku yang menjadi ciri khas setiap individu untuk hidup dab bekerja sama.Dan Karakter merupakan watak,tabiat atau kepribadian seseorang yang terbentuk dri hasil internalisasi berbagai kebijakan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang.

Sedangkan Ketua Pelaksana Jambore ranting Kecamatan Koto Tangah Nudarpen, S.Ag menyampaikan kegiatan Jambore ini diikuti Gugus Depan Penggalang se Kecamatan Koto Tangah. Semua kegiatan dikemas dalam bentuk cinta tanah air dalam upacara.Kegiatan mental spiritual, penyuluhan, persahabatan,dan lain sebagainya. Peserta terdiri dari pramuka penggalang yang merupakan pilihan dari masing-masing Gudep se-Koto Tangah. Setiap Gudep mengutus 8 putra dan putri dibantu 1 orang pembina pendamping putri.Gudep SD berjumlah 61 dari 65 Gudep. Gudep berpangkalan di SMP berjumlah 10 dari 13 Gudep, maka secara keseluruhanya 1350 orang sebagai peserta. Lama kegiatan Jambore tiga hari, Jumat-Minggu (14-16/4/2017). -*- Irwan Rais/FS/FM

Leave a Reply