Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Wakil Walikota Padang
image

H.Mahyeldi Ansharullah,SP, Dt.Marajo

+62-751-812444


Jl. Prof.H.M. Yamin, SH no. 70 Padang
Kategori

Ujian Nasional dan Kesuksesan Hidup

Dua hari berturut-turut, saya melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ke beberapa sekolah. Hingga toilet para siswa/i pun saya masuki. Dari perjalan singkat itu, saya melihat adanya beberapa permasalahan teknis dalam pelaksanaan UN tahun ini. Namun dalam batas-batas wajar.

Selain itu, dari luar kelas, saya lihat para pelajar serius menghadapi soal-soal ujian. Lebih terlihat tertekan sebenarnya, menurut saya. Memang UN, sebagai salah satu variabel syarat kelulusan seorang pelajar, secara menasional menyebarkan kecemasan yang teramat sangat. Muncul sebuah pertanyaan bagi saya; kenapa bisa seperti itu?

Dalam dunia pendidikan, kewajaran menghadapi ujian. Ujian butuh sebuah persiapan. Bila persiapan matang, ujian seperti apa pun dan kapan pun tentu tidak akan masalah. Persiapan yang matang membutuhkan waktu yang panjang. Tak bisa beberapa waktu sebelum ujian akan berlangsung.

Ambillah contoh seorang atlet tinju. Tak mungkin tanpa latihan lama, dipukul dan memukul, si petinju bisa langsung naik ring dan menjadi pemenang. Seperti itu pula seorang pelajar, tanpa persiapan dari awal, wajar keteteran menghadapi ujian; apalagi tarafnya nasional. Seperti apa persiapannya? Tentu saja belajar, belajar, dan belajar lagi.

Kalau di dunia kampus terkenal istilah sistem kebut semalan (SKS) dalam menghadapi ujian. Besok ujian, malamnya baru basitungkin belajar; sebelumnya santai. Paradigma seperti itu salah besar; dan sangat tidak bisa dipakai dalam menghadapi UN. Semestinya belajar adalah kegiatan rutinitas setiap waktu, jangan dijadikan kegiatan yang ditumpuk dan dilakukan pada saat mau ujian saja. Itu memforsir diri sendiri dan bisa buat stress!

Apalagi ditambah dengan bayang-bayang ketidaklulusan; makin membuat tertekan. Dan bila iman tidak kuat, bisa mata gelap dan berlaku curang dalam ujian. Pada dasarnya, kelulusan UN bukanlah segala-galanya. Apalagi melalui jalan curang yang sangat tidak sesuai nilai pendidikan. Gagal UN bukan berarti dunia kiamat. Lulus UN belum bisa juga dikatakan sebagai kesuksesan besar, karena sukses besar dalam pendidikan adalah berhasil dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Untuk pelajar yang telah mengikuti UN kini hanya tinggal menunggu hasil. Bila lulus, maka jalan panjang ke jenjang pendidikan selanjutnya akan menanti. Tapi bila gagal; jangan berputus asa. Gagal berarti keberhasilan yang tertunda, masih banyak kesempatan untuk meraih kesuksesan hakiki.

Belajar dan belajar kembali. Evaluasi cara belajar selama ini dan robah menjadi lebih baik dan efektif. Di samping itu, jadikan aktivitas belajar sebagai ibadah. Dengan semangat keimanan, Allah SWT akan membuka hati untuk menyerap ilmu pengetahuan.

Faktor guru, bersama-sama dengan orang tua dan masyarakat, pun sangat penting. Guru sebagai pendidik juga mesti membantu murid-muridnya untuk sukses dalam kehidupan; bukan sekadar sampai lulus UN saja. Didik para pelajar menghadapi masa depannya yang masih panjang. Sinergi guru di sekolah dengan orang tua murid serta masyarakat pun amat teramat penting dalam usaha tersebut.  

Bukan hanya otak, tapi akhlak mereka pun mesti di-up-grade . Sehingga menjadi sosok manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat Jasmani dan Rohani, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab; sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. (*)

 


Mon, 29 Mar 2010 @10:06

Solidaritas untuk Rakyat Palestina

image

Ribuan kader dan simpatisan PKS se Sumatera Barat memadati pelataran parkir gedung DPRD Sumatera Barat pada hari Ahad tanggal 21 Maret 2010. Kegiatan yang bertajuk Selamatkan Palestina merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menggalang dana dan dukungan moral yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia oleh PKS.

Tampil sebagai pembicara wakil walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah,SP, Ust H Irsyad Safar MEd dan Trinda Farhan,ST.MT ketua PKS Sumatera Barat. Dalam orasinya H Mahyeldi  mengatakan bahwa  tindakan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina  merupakan amanat  pembukaan UUD 1945, yang menyatakan  kemerdekaan adalah hak segala  bangsa.  Beliau menyerukan kepada ormas-ormas islam dan organisasi masyarakat lainnya untuk peduli dengan perjuangan rakyat Palestina. Mendesak pemerintah INDONESIA berperan aktif menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan terorisme negara Israel atas bangsa Palestina.

Teriakan takbir para hadirin bergema setiap akhir kalimat diucapkan oleh pak Wakil Walikota yang terkenal orator ini. Cuaca yang relatif bersahabat membuat peserta orasi tidak beringsut dari posisinya. Pada kesempatan tersebut juga  terkumpul dana lebih dari 200 juta rupiah sebagai bentuk dukungan kader dan simpatisan pKS Sumatera Barat  kepada rakyat palestina.

Tue, 23 Mar 2010 @11:58

Tugas Tagana Cukup Mulia

Taruna Siaga Bencana (Tagana) merupakan personil terlatih dari semua unsur masyarakat yang melaksanakan kegiatan penaggulangan bencana, baik pada masa kesiapsiagaan, tanggap darurat maupun pasca bencana, menggelar kegiatan apel Siaga Tagana dan latihan penanggulangan bencana di Lapangan Veledroom ISSI.

Bertindak selaku pembina apel siaga tersebut adalah Wakil Walikota padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP dijelaskan kebanggaan Wawako kepada kelompok tagana dalam menjalankan kewajiban dan tugas yang bersangkutan dengan kehidupan dan keselamatan masyarakat Kota Padang.

"Kegiatan Tagana ini merupakan ibadah dan cukup mulia, karena menyangkut masalah jiwa banyak orang yang akan ditolong oleh sebuah kelompok yang sudah dilatih dan disiapkan untuk mengahdapi bencana" ujar Wawako padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP.

Wawako Padang meresmikan acara dengan pemasangan tanda bencana dan pengoperasian radio orari. Kemudian, acara dilanjutkan oleh pelatihan penaggulangan kebakaran.

"Pelatihan yang diadakan oleh tagana ini adalah sebagai bentuk sosialisasi tim tagana kepada masyarakat luas sehingga mereka tidak perlu khawatir lagi akan keselamatan dan tahap penaggulangan bencana apa yang akan diberikan kelak ketika bencana gempa seperti 30 september lalu mengguncang Kota Padang" terang Wawako Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP.

dikutip dari Harian Singgalang, Kamis 18 Maret 2010

Fri, 19 Mar 2010 @11:16

Situs Pribadi H.Mahyeldi Ansharullah,SP.Dt.Marajo

Wadah informasi, aspirasi dan komunikasi dalam mengemban kepercayaan masyarakat. Didalam situs ini saya berharap masyarakat dapat mengenal saya lebih dalam baik secara pribadi, keluarga,jabatan maupun sisi kemanusiaan saya.

Situs ini juga memberikan informasi kepada masyakat tentang misi-visi saya dalam memimpin Kota Padang, apa yang sudah saya lakukan dan apa yang akan saya lakukan. Aspirasi dan koreksi masyarakat juga dapat disampaikan melalui situs ini

www.mahyeldi.com

Fri, 12 Mar 2010 @07:38

Copyright © 2010 Suraatmadja&Mahyeldi · All Rights Reserved



RSS Feed